Artikel ini menjelaskan langkah demi langkah cara menggunakan SAD (Sistem Arsip Digital) — mulai dari membuat akun, menyusun folder arsip, mengunggah dokumen, hingga mencari berkas kembali dalam hitungan detik. Cocok untuk operator sekolah, staf tata usaha, admin instansi, maupun pengguna perorangan.
Buka Aplikasi SADBuka halaman utama SAD, lalu pilih menu Daftar. Isi nama pengguna (username) dan kata sandi (password) yang mudah Anda ingat namun sulit ditebak orang lain. Setelah akun dibuat, Anda bisa langsung masuk ke dalam aplikasi.
Tips memilih password yang aman: gabungkan huruf besar dan kecil, tambahkan angka, dan hindari menggunakan tanggal lahir atau nama yang mudah ditebak. Setiap akun di SAD memiliki ruang data yang terpisah, sehingga arsip Anda hanya bisa diakses oleh Anda sendiri.
Setelah masuk ke dashboard, langkah pertama yang disarankan adalah membuat struktur folder arsip. Folder berfungsi seperti map fisik: satu folder untuk satu kelompok dokumen. Beberapa pola penyusunan yang umum digunakan:
Untuk membuat folder, klik tombol Buat Folder di menu Folder, beri nama yang jelas, lalu simpan. Anda dapat membuat folder sebanyak yang dibutuhkan, dan menambahkan folder baru kapan saja seiring berkembangnya kebutuhan.
Buka folder yang sudah dibuat, lalu klik tombol Upload. Isi nama atau keterangan dokumen — usahakan deskriptif, misalnya "SK Pembagian Tugas Semester Ganjil 2026" agar mudah dikenali saat dicari nanti. Anda juga dapat mencantumkan nomor surat; menariknya, SAD dilengkapi deteksi nomor surat otomatis yang membaca nomor dari dokumen yang Anda unggah.
Dokumen tersimpan di cloud, artinya:
Ketika sebuah dokumen dibutuhkan — misalnya untuk keperluan audit, akreditasi, atau permintaan atasan — Anda tidak perlu membuka map satu per satu. Gunakan fitur pencarian di SAD: ketik judul dokumen, nomor surat, atau kata kunci lainnya, dan daftar hasil akan muncul seketika.
Inilah keunggulan utama arsip digital dibanding arsip fisik: dokumen yang dulu butuh berjam-jam pencarian kini dapat ditemukan dalam hitungan detik, dari mana saja dan kapan saja.
Tidak semua dokumen dapat sepenuhnya didigitalisasi — banyak instansi masih wajib menyimpan dokumen asli di depo arsip atau lemari besi. Untuk kondisi ini, SAD menyediakan fitur register arsip fisik: Anda dapat mencatat lokasi penyimpanan dokumen fisik (misalnya "Boks 3, Rak A, Depo Arsip") sehingga saat dokumen aslinya dicari, lokasinya langsung ketahuan tanpa harus mengobrak-abrik seluruh depo.
Kombinasi arsip digital dan register arsip fisik seperti ini adalah praktik yang dianjurkan dalam tata kelola kearsipan: digital untuk akses cepat, fisik untuk keabsahan hukum.
Ikuti panduan di atas langsung di aplikasi — daftar akun, buat folder pertama, dan unggah dokumen pertama Anda hari ini juga.
Masuk / Daftar Akun SAD